Monthly Archives: Oktober 2017

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN JARIMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN KELAS III SD

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN JARIMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN KELAS III SD

 INFLUENCE OF JARIMATIKA LEARNING METHOD ON LEARNING PARTICIPANTS LEARNING IN THE MATERIAL OF GRADUATION AND CLASSIFICATION OF CLASS III  PRIMARY SCHOOL 

Dewi Silviana, M.Pd.
Dewiatrian2015@yahoo.com
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(STKIP) Kota Bima

 

ABSTRAK

Pembelajaran matematika khususnya dalam pembelajaran berhitung peserta didik menganggap bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran sulit dan tidak disukai oleh sebagian besar pesserta didik. Bahkan, tidak sedikit peserta didik yang mengeluh bahwa pelajaran matematika hanya membuat kepala pusing. Apalagi yang mengajar matematika sering kali berperilaku killer, cepat marah, suka mencela, sering menghukum, terlalu cepat dan monoton. Hal ini yang menyebabkan minat belajar peserta didik rendah sehingga hasil belajar dari peserta didik kurang maksimal. Oleh sebab itu perlu adanya metode pembelajaran yang tepat dan memotivasi peserta didik aktif karena ini akan berdampak pada keberhasilan dalam belajar, pembelajaran tersebut adalah metode pembelajaran jarimatika. Pembelajaran jarimatika merupakan gabungan dari kata “ jari “ dan “aritmatika”, yang menarik dari jarimatika adalah metode berhitung operasi kali-bagi-tambah-kurang (KABATAKU) dalam matematika dengan menggunakan jari-jari tangan yang mudah dan menyenangkan. Dengan metode jarimatika peserta didik akan lebih senang belajar matematika khususnya pada operasi perkalian dan pembagian, selain itu peserta didik tidak akan mudah lupa karena metode jarimatika adalah hal yang dilakukan dan dilihat oleh peserta didik secara langsung. Dengan metode jarimatika ini hanya menggunakan jari tangan sebagai alat bantu berhitung dan peserta didik tidak akan mudah lupa karena metode jarimatika adalah hal yang dilakukan dan dilihat oleh peserta didik secara langsung.

Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas III SDN Inpres Kalampa 2 Woha dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 32 peserta didik. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes dan dokumentasi. Tes diberikan dalam bentuk uraian, sebelum tes digunakan terlebih dahulu dilakukan uji coba untuk mengetahui validitas, reliabilitas, taraf kesukaran dan daya pembeda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada metode pembelajaran jarimatika terhadap hasil belajar peserta didik pada materi perkalian dan pembagian kelas III SDN Inpres Kalampa 2 Woha dengan  (5% = 1,695) <  (11,705), yang berarti bahwa nilai  lebih dari nilai  pada taraf 5%. Dengan demikian,  ditolak atau  diterima. Kesimpulan yang diambil adalah terdapat pengaruh yang signifikan nilai tes akhir peserta didik yang diajar dengan menggunakan metode jarimatika. Sedangkan besar pengaruh metode pembelajaran jarimatika terhadap hasil belajar peserta didik kelas III SDN Inpres Kalampa 2 Woha adalah 32,35% yang tergolong rendah namun jarimatika mampu meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik.

Key Word: Pembelajaran Jarimatika, Hasil Belajar.

 Download File disini

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK BERTUKAR PASANGAN (PAIR CHECKS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM KOORDINAT SISWA KELAS VIII-E SMPN 7 KOTA BIMA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK BERTUKAR PASANGAN (PAIR CHECKS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM KOORDINAT SISWA KELAS VIII-E SMPN 7 KOTA BIMA

 Ulfah Atri1, Sriaryaningsyih2. Jurusan matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Matematika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)  Bima.

Penerapan model pembelajaran Kooperatif dengan teknik bertukar pasangan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pokok bahasan Sistem Koordinat siswa kelas VIII E SMPN 7 Kota Bima tahun ajaran 2016/2017. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Kooperatif dengan teknik bertukar pasangan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pokok bahasan Sistem Koordinat siswa kelas VIII E SMPN 7 Kota Bima tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data dari nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I 77,38 dengan persentase secara klasikal sebesar 85,71% kemudian nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II mencapai 78,33 dengan presentasi secara klasikal sebesar 90,48. Berasarkan presentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I ke siklus II diperoleh peningkatan presentase ketuntasan belajar siswa sebesar 4,77%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif dengan teknik bertukar pasangan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pokok bahasan Sistem Koordinat siswa kelas VIII E SMPN 7 Kota Bima.

Kata Kunci : Model Kooperatif dengan Teknik Bertukar Pasangan, Aktivitas dan Hasil  Belajar

 Download File disini

PROFIL KEMAMPUAN KOMUNIKASI VISUAL-VERBAL DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA SMAN 17 MAKASSAR

PROFIL KEMAMPUAN KOMUNIKASI VISUAL-VERBAL DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA SMAN 17 MAKASSAR

Dewi Silviana1, Dr. Djadir, M.Pd2., Prof. Dr. Usman Mulbar, M.Pd3
Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana
Universitas Negeri Makassar
Makassar, Indonesia

Download File disini

ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan mengungkap profil kemampuan komunikasi visual-verbal dalam pemecahan masalah matematika dilihat dari prestasi belajar matematika siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes prestasi belajar matematika, tes pemecahan masalah matematika komunikasi visual-verbal, pedoman wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMAN 17 Makassar yang terdiri dari 2 orang siswa prestasi belajar tinggi (PBT), 2 orang siswa prestasi belajar sedang (PBS), dan 2 orang siswa prestasi belajar rendah (PBR).

Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis tugas dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dalam 3 kelompok tersebut terdapat warna berbeda yang bisa diperoleh dari keragaman komunikasi dalam pemecahan masalah matematika dengan memperhatikan kemampuan komunikasi dengan simbol visual-verbal matematis. Siswa dengan prestasi belajar tinggi cenderung memiliki  kemampuan komunikasi visual dan verbal matematis yang lebih kompleks dibanding siswa dengan prestasi belajar sedang dalam memecahkan masalah matematika. Sedangkan, siswa dengan prestasi belajar rendah cenderung memecahkan masalah dengan komunikasi simbol verbal matematis.

Kata kunci    :   Kemampuan Komunikasi, Visual-Verbal, Pemecahan Masalah Matematika

Strategi Think Talk Write Melalui Belajar Dalam Kelompok Kecil

Strategi Think Talk Write Melalui Belajar Dalam Kelompok Kecil

Oleh. Sriarningsih

Download File disini

Metode Pembelajaran Snowball Throwing dengan Penilaian Portofolio

Metode Pembelajaran Snowball Throwing dengan Penilaian Portofolio

Oleh. Dewi Silviana

Download File Disini

JOURNAL OF EDUCATION AND SOCIETY DEVELOPMENT

STRATEGI PEMBELAJARAN YANG BERPUSAT PADA SISWA

(STUDENT-CENTERED LEARNING)

 Dusalan

Email: dusalan@ymail.com

 

Abstrak: Student Centre Learning (SCL)pendidik bukan lagi sebagai pemeran utama yang tahu segalanya. Bukan berarti tugas pendidik (guru) menjadi ringan atau bahkan tidak berarti lagi, namun pendidik dituntut sebagai motivator, fasilitator dan inspiritor yang membantu siswa untuk menemukan tujuan yang dapat dicapai, mendorong siswa untuk dapat menilai hasil belajarnya sendiri, menemukan gaya belajarnya sendiri, membantu mereka untuk bekerja sama dalam kelompok, dan memastikan agar mereka mengetahui bagaimana memanfaatkan semua sumber belajar yang tersedia. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk membahas strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered learning) sebagai strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa dan membentuk sikap positif siswa terhadap pembelajaran.